Jawaban Doa



Grup Perjuangan - Penyaji Pipiet Senja 

Ketika banjir besar melanda sebuah kota, Seorang saleh berdoa agar Tuhan menyelamatkannya dan  ia pun amat yakin Tuhan pasti akan menyelamatkan dirinya dari bencana banjir tsb.

Sebelum air mencapai rumah, seorang petani mengajaknya pergi untuk ikut menyelamatkan diri ke atas bukit, ia pun menolak dan berkata, “Aku akan tetap disini, Tuhan pasti menyelamatkan ku..”

Saat air hampir mencapai atap rumah, seorang nelayan mendayung perahu dan mengajaknya untuk naik keatas perahu. Orang saleh itu juga menolaknya, “Terima kasih, aku biar disini saja, Tuhan pasti menyelamatkan ku..”

Ketika air sudah melampaui atap rumahnya, sebuah helikopter mendekat dan menurunkan tangga agar ia naik, namun lagi-lagi orang saleh ini menolak, “Tidak, aku tetap disini, karena Tuhan pasti menyelamatkan ku..”

Saat banjir menenggelamkan semuanya, orang saleh ini pun mati tenggelam. Ketika bertemu Tuhan, orang saleh ini sangat marah, ia berteriak, “mengapa Engkau tidak menyelamatkan ku padahal aku amat yakin pada Mu Tuhan..?”.

𝙏𝙪𝙝𝙖𝙣 𝙥𝙪𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙩𝙖, “𝘼𝙠𝙪 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙞𝙧𝙞𝙢 𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙩𝙖𝙣𝙞, 𝙣𝙚𝙡𝙖𝙮𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙚𝙡𝙞𝙠𝙤𝙥𝙩𝙚𝙧 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙪, 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙮𝙜 𝙠𝙖𝙪 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣𝙠𝙖𝙣…?”.

Sepenggal cerita tadi persis melukiskan apa yang terjadi di negeri ini.

Ditengah bencana besar yang mengancam keselamatan rakyat dan negeri ini, jika yang hak di nistakan dan yg batil tetap di puja-puja, maka jangan menyesal jika kelak Tuhan berkata, 

“𝘼𝙠𝙪 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙞𝙧𝙞𝙢𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙪𝙟𝙪𝙧, 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙞𝙝, 𝙗𝙖𝙞𝙠, 𝙖𝙢𝙖𝙣𝙖𝙝 𝙙𝙖𝙣 𝙥𝙞𝙣𝙩𝙖𝙧, 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙝 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙝𝙞𝙖𝙣𝙖𝙩, 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙪𝙨𝙩𝙖, 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙪𝙝, 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙚𝙧𝙖𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙡, 𝙧𝙚𝙥𝙧𝙚𝙨𝙞𝙛, 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙢, 𝙗𝙤𝙙𝙤𝙝 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙠 𝙨𝙚𝙜𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙖𝙧𝙠𝙞𝙨, 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙘𝙖𝙢 𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥𝙠𝙖𝙣..?”.

#MariSelamatkanBangsa

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama