Trio Penyambung Nyawa Kali Ini





Trio Penyambung Nyawaku Kali Ini

Pipiet Senja


Rumah Sakit Sukanto, 2 Mei 2023

Kali ini mau cerita sekilas tentang trio penyambung nyawaku, si penyintas Thallasemia.

Bagi pasien kelainan darah bawaan yang butuh darah rutin setiap bulan. Masa Ramadhan hingga pasca Lebaran: dipastikan ada perjuangan yang lebih keras.

Stok darah di mana-mana kosong, Saudaraku. Nah, setelah posting tentang kebutuhan donor darah di medsos, tinggal menanti sambil berdoa. Semoga ada orang baik yang berkenan berbagi darahnya.

Alhamdulillah, langsung direspon oleh sahabat perjuangan, aktivis 212. Fatima Al Aqsha.

Terima kasih Fatti sayangku. Kita sesama relawan aktivis sejak lawan Ngahok. Tali silaturahmi tetap kuat ya sayangku. Hari ini gercep banget donor darah.

Darahmu sangat bermanfaat sebagai penyambung nyawaku. Perempuan tangguh dengan 4 anak laki-laki.

Semoga pahala Surga dan rezekimu sekeluarga berlimpah dan barokah.

Al Fatihah.

Kemudian melalui Butet, direspon oleh Medion. Anak muda ini sering banget donor darah buat Manini

Kalau tak salah sejak 2015.

Semangat nian tiap kali dimintai donor darah.àaà

Pernah dia lagi berada di Gunung apa tuh pokoknya Jawa Barat. Begitu tahu Manini butuh darah, langsung saja ngebut ke Jakarta.

Sampai di Jakarta menuju rumah sakit tempatku diopname. Berjam-jam nunggu giliran donor. Begitu selesai dia tak langsung pulang, dipastikan nengok Manini dulu.

Karena saat itu musim pandemi, harus diswab dulu tentunya. Hanya sekejap melongok. Menyalamiku dengan takzim. Eeeeh, sempat ngamplopin pula.

Persis Fatima, emak tangguh.

Bahagia plus terharu lihat sepak terjang mereka. Serasa punya anak sendiri.

Semesta doa untuk Medion.

Fatti dan Ustad Rovi.

Semoga pahala Surga dan rezeki kalian kian berlimpah untuk kalian anak anak luar biasa.

Ustad Roviano aku kenal pertama kali di Hongkong. Ia sebagai Manager Dompet Dhuafa Hongkong. Sedangkan si Manini diundang sebagai mentor eeeh Teroris, Tukang Teror Menulis untuk anak-anak TKI Hongkong.

Anak muda kini berkiprah sebagai Garda terdepan Badan Amil Zakat Nasional. Sudah sering pula berbagi darahnya denganku. Pembawaannya sopan, ramah dan agamis.

“Pokoknya kalau Bunda butuh darah kabari saya saja,” pesannya dalam nada ikhlas.

Karena ponselku sempat ada yang jahil, semua data lenyap, jadi kucari namanya di Fb. Kuminta dia japri: urgent!

Malam menghubungi dan bilang:”Siap Bun!”

Alhamdulillah tabarakallah kali ini ada Trio Penyambung Nyawaku.

Sekali lagi terima kasih tak terhingga. Tak lupa tentunya kepada semua sahabat yang selama ini telah berbagi darah dengan Manini.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama