Cintaku Tertinggal di Ungaran











Pipiet Senja 

Mentari keperakan menyambutku 

Berdiri di teras

Rumah nyaman sahabat baru


Selayang pandang  tampaklah

puncak gunung entah apa

Tercium aroma khas

Semangat karya warga desa

Membalun lembut kalbuku


Sebaris kupu-kupu

Menari dari lembah 

Kaki gunung indah

:Selamat pagi, Ungaran


Telah kuterima sepenuh hati

Tali kasih yang engkau beri

Meski belum lama

Namun bagaikan terpatri

Takkan terlepas lagi


Ungaran, kutahu kini

Ada cinta yang tertinggal 

Dari sosok-sosok yang menyimpan 

damai dan ikhlas

Sampai jumpa lagi

Suatu hari nanti

Note:

Kami melaju di Tol menuju Malang. Maafkan lahir batin ya, maklum Manini sering ceplas ceplos.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama